Home » » Gunung Tangkuban Perahu dan Legendanya Sangkuriang

Gunung Tangkuban Perahu dan Legendanya Sangkuriang

Masyarakat Indonesia mana yang tidak kenal dengan objek wisata di Bandung yang satu ini, dengan legendanya yang sangat terkenal sampai ke seluruh mancanegara membuat objek wisata ini banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai kota di Indonesia. Saya yakin bahwa masyarakat Indonesia dari anak - anak hingga orang dewasa setidaknya akan tahu legenda atau nama dari tangkuban perahu tersebut. 

Legenda tersebut sering muncul pada tayangan - tayangan televisi, yah Legenda Sangkuriang. Legenda yang merupakan simbol wisata Bandung ini tentu akan selalu di ingat oleh seluruh masyarakat Indonesia. Nah, seperti apa daya tarik yang utama dari objek wisata ini, yuk kita lihat cerita lanjutnya di http://rio.hdgteam.com

Gunung Tangkuban Perahu

Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Sebelum saya membahas jauh mengenai Gunung Tangkuban Perahu, ada baiknya saya bahas dulu legenda atau sejarah asal - usul terbentuknya gunung tangkuban perahu. 

Legenda ini bermula dari seorang dewa dan seorang dewi yang dihukum karena sebuah kesalahan yang dilakukan di kayangan. Karena kesalahanya tersebutlah dewa dan dewi tersebut di kutuk dan diturunkan kebumi, Dewa tersebut dikutuk menjadi se ekor anjing bernama Tumang dan dewi dikutuk menjadi se ekor babi hutan bernama Wyung Hyang. Karena kesalahan yang diperbuat oleh dewan dan juga dewi tersebut akhirnya mereka harus melakukan berbagai kebaikan dibumi supaya bisa kembali normal dan juga kembali ke khayangan. 

Legenda Sangkuriang 

Wyung Hyang yang merupakan se ekor babi hutan atau celeng harus tinggal di sebuah hutan, sedangkan Tuman yang merupakan se ekor anjing harus mengabdi sebagai se ekor anjing pemburu dari seorang raja bernama Sumbing Perbangkara. 

Karena Sumbing Perbangkara merupakan raja yang suka berburu, maka suatu saat dia bersama beberapa pasukannya dan juga Tumang melakukan perburuan babi ke sebuah hutan yang merupakan tempat tinggalnya Hyung Hyang. Pada suatu ketika raja tersebut ingin sekali kencing. Ia kemudian mencari tempat dan kencing namun tanpa sengaja air kencingnya itu tertampung kedalam sebuah batok kelapa. 

Setelah beberapa saat raja tersebut kembali ke kerajaanya dengan tidak membawa hasil dari perburuanya. Di tempat yang berbeda Hyung Hyang yang sedang kehausan menemukan sebuah batok kelapa yang berisi air sehingga ia langsung meminum air bekas kencingan Raja Perbangkara dan siapa sangka Wyung Hyang yang merupakan jelmaan dari dewi yang dikutuk tadi hamil dan melahirkan seorang bayi manusia yang cantik jelita di tengah hutan. 

Raja Perbangkara kemudian kembali melakukan perbutuan ke hutan yang perburuannya kali ini ia menemukan seorang bayi manusia di tengah hutan yang merupakan anak dari Wyung Hyang atau tanpa sadar ia merupakan anaknya. Raja Perbangkara yang melihat paras dari anak tersebut yang terlihat sangat Cantik akhirnya membawa bayi tersebut dan mengangkatnya sebagai anaknya dan memberi nama anak tersebut dengan Dayang Sumbi.

Waktu demi waktu berlalu, paras cantik dari dayang mulai terlihat sapai ia tumbuh dewasa dan kecantikanya tersebut sampai tersebar ke beberapa kerajaan sehingga banyak para pengeran dan juga raja - raja yang ingin menikahi Dayang Sumbi yang cantik jelita. Akibat kejadian tersebut, banyak terjadi perang besar yang mana perang tersebut terjadi karena para pangeran dan juga raja - raja ingin menikahi Dayang Sumbi. Sehingga dayang sumbi memutuskan dan meminta izin kepada ayahnya untuk menyendiri dan pergi dari kerajaan. Raja Perebangkara akhirnya mengizinkanya dan memberikan Tumang si anjing pemburu yang menemaninya. 

Dayang Sumbi akhirnya pergi dan tinggal di sebuah pondok bersama Tumang di tepi hutan. Dengan kehidupanya yang sangat sederhana tidak ada yang tahu bahwa ia merupakan dayang sumbi yang diperebutkan raja dan juga pangeran. Di pondok tepian hutan tersebut ia menjalani kehidupanya dengan bertenun.


Suatu hari Dayang Sumbi menenun sebuah kain, dan ia duduk di sebuah bale - bale. Suatu ketika dayang sumbi yang merasa mengantuk alat tenunnya yang disebut dengan torak jatuh kelantai. Namun karena ia malas untuk mengambil torak tersebut akhirnya ia bersumpah kepada siapa saja yang bisa mengambilkan toraknya tersebut ia akan menikahinya dan menjadikanya sebagai suami. 

Dan tanpa sadar si Tumang anjing pemburu yang menemani dayang sumbi tinggal di pondok mengambil dan memberikannya kepada Dayang Sumbi. Untuk memenuhi janjinya tersebut akhirnya Dayang Sumbi menikah dengan Situmang dan melahirkan seorang anak yang gagah perkasa dan diberi nama Sangkuriang. 

Dikala itu tumang berpesan kepada Dayang Sumbi Supaya ia tidak mengatakan bahwa Tumang itu adalah ayahnya, dan dayang sumbi berjanji tidak akan mengatakanya. Sangkuriangpun tumbuh menjadi seorang anak yang sehat, lincah dan juga cerdas. Tumangpun selalu mengikuti Sangkuriang kemanapun ia pergi serta mengajarkan berbagai kesaktian yang dimilikinya. 

Sangkuriang mengira bahwa tumang adalah anjing peliharaanya semata, dia tidak mengetahui bahwa Tumang adalah ayahnya. Suatu hari Dayang Sumbi menyuruh Sangkuriang untuk berburu binatang kehutan. Dan Sangkuriangpun berkata bahwa ia akan mendapatkan hasil buruan yang banyak. Keesokan harinya ia pun berangkat bersama Tumang anjing perliharaanya. Hari berubah menjadi sore dan Sangkuriang pun belum mendapatkan satu pun hasil buruan yang dijanjikan kepada ibunya. Namun ia pun tidak ingin mengecewakan ibunya sehingga ketika ia melihat si Tumang anjing peliharaanya ia berpikir untuk memanahnya dan menjadikan hasil buruanya.

Tumangpun mengeluarkan panahnya dan menempatkan titik lokasi panah kepada si Tumang hingga ketika ia melepaskan panahnya tersebut mengenai si Tumang dan mati. Sangkuriangpun membawa hasil buruannya tersebut kepada ibunya dan ibunyapun senang, namun tanpa sadar itu merupakan Tumang ayah dari Sangkuriang. Beberapa hari berlalu Dayang Sumbi merasa aneh tidak menemukan Tumang dan bertanya kepada Sangkuriang dimana tumang berada ?

Karena merasa bersalah Sangkuringpun mengatakan kepada ibunya bahwa hasil dari buruanya tempo hari itu adalah Tumang anjing yang selalu setia menemaninya. Dayang Sumbi pun terkejut saat mendengar hal tersebut. Dayang Sumbi sangat murka kemudian ia mengambil satu buah alat dan memukulkanya kepada sangkuriang hingga sangkuriang terluka parah. Akan tetapi luka dari hati Sangkuriang lebih parah dan ia lari dari pondok.

Menyadari bahwa ia telah melukai dan memukul anaknya tumang serta merasa menyesal, akhirnya ia sadar dan sangat menyesal hingga ia bertekad untuk bertapa demi menenangkan perasaanya. Hasil dari pertapaanya tersebut akhirnya dayang sumbi dikarauniai dewa umur panjang dan awet muda. Seumur hidupnya ia tidak akan pernah tua dan tetap akan terlihat cantik. 

Sementara itu, sangkuriang yang telah merasa terluka hatinya mengembara kemana - mana dan berguru kepada beberapa orang yang sakti, ia masuk hutan keluar hutan. Hingga akhirnya ia tumbuh menjadi pria yang tangguh dan juga gagah perkasa serta sangat sakti mandraguna. Suatu saat sangkuriang bertarung dengan semua mahluk halus dan guriang dalam pengembaraanya hingga ia berhasil mengalahkanya. Karena guriang dan mahluk halus tersebut sudah merasa dikalahkan oleh sangkuriang maka mahluk halus dan juga guriang tersebut menjadikan Sangkuriang sebagai tuanya dan akan mengabdi kepada sangkuriang. 

Pada suatu ketika saat sangkuriang sedang melakukan pengembaraanya ia bertemu dengan dayang sumbi. Melihat paras wajah dayang sumbi yang sangat cantik sangkuriang akhirnya jatuh hati, begitupun dengan dayang sumbi melihat paras wajahnya sangkuriang yang tampan dan juga gagah perkasa akhirnya dayang sumbi juga jatuh hati. Akhirnya mereka jatuh cinta hingga akhirnya Sangkuriang berniat menikahi Dayang Sumbi (ibunya).

Ketika itu, dayang sumbi dan juga sangkuriang duduk bersama hingga suatu ketika dayang sumbi menyisir rambut sangkuriang dan melihat suatu bekas luka yang sangat besar sama seperti bekas luka yang ia lakukan kepada anaknya. Pada saat itulah baru dayang sumbi sadar bahwa yang akan ia nikahi tersebut adalah anak kandungnya sendiri dan Sangkuriangpun tidak menyangka bahwa dayang sumbi adalah ibu kandungnya. 

Dayang Sumbi akhirnya mencoba menjelaskan sedikit demi sedikit kepada sangkuriang namun sangkuriang telah kehilangan akal dan meneruskan niatnya untuk menikahi dayang sumbi. Akhirnya dayang sumbi mencari cara lain untuk menggagalkan niat sangkuriang untuk menikahinya hingga ia menjanjikan sebuah syarat yang sulit kepada sangkuriang agar bisa menikahinya. Namun Dayang Sumbi tidak menyadari bahwa sangkuriang telah menjadi seorang anak yang sakti mandraguna dan sangkuriang menyepakati syarat tersebut. 

Syaratnya adalah Ia meminta Sangkuriang membuatkannya sebuah danau lengkap dengan perahunya dalam semalam. Malam itu Sangkuriang meminta bantuan kepada para mahluk halus dan juga guriang yang telah ia kalahkan dulu untuk membantunya membuatkan sebuah danau. Sangkuriang menebang pohon, bekas pohonya itu berubah menjadi sebuah bukit yang kini dikenal sebagai Bukit Tunggul. sementara daun, ranting dan bagian kayu lainnya yang tidak terpakai ditumpuknya dan terbentuklah Gunung Burangrang. 

Melihat syarat yang diberikan oleh dayang sumbi beberapa saat lagi akan selesai akhirnya dayang sumbi merasa ketakutan dan akhirnya ia menebarkan kain - kain bekas tenunanya itu di arah timur. Ia memohon kepada sang Hyang Tunggal agar usaha sangkuriang digagalkan. Doanya di kabulkan. Kain-kain tenunan Dayang Sumbi bercahaya kemerah-merahan di ufuk timur. Ayam-ayam jantan kemudian berkokok. Kemudian, makhluk-makhluk halus guriang yang membantu pekerjaan Sangkuriang membuat danau mengira hari akan segera pagi. Merekapun segera berlari dan bersembunyi masuk ke dalam tanah. Sangkuriang tinggal sendirian dengan pekerjaan pembuatan danau yang hampir selesai. Sangkuriang merasa usahanya telah gagal. Ia menjadi marah sekali.

Melihat kejadian tersebut sangkuriangpun mengamuk. Sumbat yang dibuatnya untuk membendung Sungai Citarum dibuangnya ke arah timur dan menjadi Gunung Manglayang. Danau Talaga Bandung yang dibuatnya kemudian menyurut. Lalu dengan sekali tendangan keras, perahu buatannya terlempar jauh dan tertelungkup. Dalam sekejap berubah menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Sangkuriang mengejar Dayang Sumbi yang melarikan diri. Ketika Dayang Sumbi hampir terkejar oleh Sangkuriang di Gunung Putri, Dayang Sumbi memohon pertolongan Sang Hyang Tunggal. Ia akhirnya menjelma menjadi sekuntum bunga jaksi. Sangkuriang terus mencari Dayang Sumbi hingga sampai ke Ujung Berung dan tersesat ke alam gaib.

Gunung Tangkuban Perahu Sekarang

Sekarang objek wisata Gunung Tangkuban Perahu ini menjadi objek wisata yang cukup indah dengan view pemandangan lam yang sugguh megesankan dan juga eksotis. Objek wisata ini tak pernah sepi akan pngunjung baik itu pengunjung lokal maupun pengunjung Internasional. Objek wisata ini merupakan yang paling populer di Bandung. Oleh karena itu, jika anda berkunjung ke Bandung Sempatkanlah untuk mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu ini. 

Yang menjadi daya tarik yang utama dari Gunung Tangkuban Perahu ini adalah suhu alam pemandangan yang dingin dan merupakan salah satu gunung yang masih aktiv di Indonesia. Namun objek wisata Gunung Tangkuban Perahu ini tidak berbahaya bagi para pengunjung yang ingin melihat lebih dekat gunung ini. 

Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Salah satu dari Daftar Tempat Wisata di Bandung ini memang merupakan yang paling menjadi primadona bagi para wisatawan Jawa Barat. Salah satu objek wisata Gunung terbaik yang dimiliki Indonesia ini memang tak pernah henti menjadi targaet wisatawan untuk liburan panjang dan liburan keluarga. Selain lingkungannya yang sangat ramah, keasrian ditempat ini masih terjaga. 

Gunung Tangkuban Perahu

Banyak perusahaan - perusahaan yang mengadakan gathering ataupun outing di tempat wisata yang satu ini. Gunung ini sempat beberapakali pernah ditutup tahun 2014 akses jalan masuknya oleh pemerintah Jawa Barat yang diperkirakan akan meletus. Akan tetapi, meskipun beberapa waktu kemudian dibuka kembali karena aktivitas vulkanik yang dirasa sudah kembali aman, normal dan tidak berbahaya bagi para pengunjung. 

Alamat Gunung Tangkuban Perahu

Alamat atau lokasi Gunung Tangkuban Perahu ini berada di Gn. Tangkuban Parahu Sukajaya, Lembang, Kab. Bandung Bar. 40391. Untuk menuju kesana sangalah mudah karena sudah banyak petunjuk arah untuk menuju kelokasi ini, jadi sangat tidak mungkin bila anda tersesat. 

Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu 

Bagi anda yang ingin melakukan aktivitas wisata ke Gunung Tangkuban Perahu ini mungkin ingin mengetahui berapa sih Harga Tiket Masuknya ? 

Pata tahun 2015 yang lalu Harga Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu Bandung mengalami kenaikan, hal tersebut ditentukan berdasarkan pada penyesuaian tarif peraturan pemerintah (PP) no. 12 tahun 2014 Jasa Wisata PT Graha Rani Putra Persada.

Untuk informasi tiket masuknya di tahun 2016 sekarang adalah sekitar Rp. 20.000,- untuk wisatawan Nusantara dan Rp 200.000,- untuk wisatawan mancanegara. Untuk Selengkapnya mengenai harga tiket masuk Gunung Tangkuban Perahu, anda dapat menunggu postingan saya selanjutnya di rio.hdgteam.com
Share this article :

1 comments:

  1. Terima kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH SELONG yang
    telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya
    sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan
    punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di
    kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka
    Ritual/Goib Dari mbah yg sangat Jitu 100%dijamin
    tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang
    lagi…terima kasih mbah…Jika Anda ada yg merasa kesulitan
    masalah Nomer ToGEL silahkan hbg Aja MBAH SELONG
    dinmr hp beliau (081-322-565-355) atau http://prediksiangkahoki88.blogspot.com/
    dan saya sudah membuktikan 3kali berturut2 tembus terimah kasih

    ReplyDelete

Hitstats

Contact US

Hub. Kami

CV Hotel di Garut

Pemandu Wisata Garut

Trip Planner & Tour Organizer

Alamat : Jambansari Rt. 004 Rw. 004

Alun-alun Bayongbong - Garut

No. Telepon Kantor :

085320907979

Reservation via SMS or Whatsapp :

089661436415

085320907979

Fast Respone Detail Information

(Data Center & Tourism Consultant):

089661436415

085320907979

email : kiowaluyo@gmail.com

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Info Wisata | HdG Team - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger